Tips dan trik agar hasil foto lebih profesional

 fix2

Pada postingan kali ini, saya akan bahas dan memberikan sedikit Tips dan trik agar hasil foto lebih profesional bagaimana cara cara yang belum banyak kita ketahui untuk menjadikan hasil foto sebagai foto yang pro. Terkadang sering lupa settingan – settingan yang ada pada dslr, dan biasanya kita malas untuk mengaturnya dan memilih untuk mengambil jalan yang instan,  seperti bermain auto pada semua settingan. dan juga settingan pada Picture style sendiri.
fixs

1. Gunakan Tripod Kamera.

Kalau saat memotret kamera kita bergoyang dan bergerak, pasti susah menghasilkan foto tajam dan fokus. Jadi beli dan pakailah tripod anda. Pastikan anda membeli tripod yang stabil dan kokoh. dan yang sesuai dengan kantong anda.

2. Jangan lupa Mounting pada tripod (kepala pengait pada tripod).

Tripod sudah, nah, jangan lupa kepala tripod alias Mounting. Kepala tripod hampir sama pentingnya dengan tripod itu sendiri. Pastikan anda tahu apa saja pertimbangan saat memilih mounting tripod.

3. Cara Memegang Kamera yang benar?

Saat anda tidak menggunakan tripod, pelajari cara memegang kamera yang baik dan benar supaya kamera lebih stabil dan tidak gampang bergoyang. karena memegang dengan asal asal tidak cukup untuk membuat suatu gambar foto lebih bagus, jadi perhatikan hal hal kecil. dan gunakan saja teknik handheld

4. Gunakan Kabel Rilis pada Dslr.

Kabel rilis bisa membuat kita tak perlu menekan tombol shutter dengan tangan kita sendiri, jadi mengurangi kemungkinan kamera bergoyang, ya seperti remote lah. kabel rilis bisa berbentuk kabel yang secara fisik menempel ke kamera maupun yang sudah lenih canggih menggunakan remote nirkabel. dan banyak lagi cara untuk menjadi kan remote, contohnya menggunakan aplikasi pada laptop dengan ketentuan dslr anda tersambung dengan laptop/pc.

5. Manfaatkan Timer Kamera Dslr anda.

Anda tidak punya tripod? Lupa belum membeli kabel rilis yang saya maksud tadi ? nah, gunakan saja timer bawaan kamera anda . Coba-coba cari cara mengaktikan fitur self timer ini, setiap kamera pasti dibekali fitur fitur ini.

7. Aktifkan Stabilizer Lensa atau Kamera

Fitur ini ada yang tersedia di lensa atau menempel di kamera. Perhatikan bahwa ada IS/VR yang perlu disesuaikan saat anda memakai tripod anda, dan perhatikan juga setingan dslr anda.

8. Pilihlah Lensa yang sesuai  (yang pas dengan keuangan anda)

Kalau mau foto yang tajam? belilah lensa terbaik menurut keperluan anda. Lensa terbaik yang lumayan enteng buat kantong? lensa 50mm atau biasa disebut fixs.

9. Gunakan DOP ( dept of field) yang cukup

nah, Kalau semuanya sudah anda coba namun foto masih belum tajam, siapa tahu anda menggunakan depth of field yang terlalu sempit. Manfaatkan tombol DOF Preview pada kamera untuk memeriksanya. Anda juga bisa memanfaatkan DOF calculator yang banyak tersedia di internet seperti ini. ya browsing aja.

10. Letakkan Fokus Ditempat Yang pas

Saat memotret portrait, mata harus tajam. Saat memotret landscape, pastikan foreground tajam. Apapun obyek foto anda, ketahui titik kritis yang harus terlihat tajam dan taruh titik fokus kamera disana…

11. Gunakan Shutter Speed Yang sesuai

Kenapa harus memadai hasilnya? karena didunia ini tidak ada yang ideal. Maunya sih selalu memotret dishutter speed 1/2000 detik. Sayangnya tidak mungkin. Namun paling tidak gunakan shutter speed tercepat yang mungkin untuk kondisi pemotretan yang anda hadapi. jangan sampai shaking.

12. Potretlah Dalam keadaan Pencahayaan Yang Bagus

Saat memotret dalam kondisi pencahayaan yang cukup dan bagus, autofokus akan mampu mengunci fokus dengan lebih cepat. Dan obyek dalam foto pun akan Tampak lebih tajam dibandingkan saat dipotret di remang-remang. bukan berarti tidak bisa menghasilkan foto tajam dalam kondisi kurang cahaya, hanya lebih sedikit sulit.

13.Bersihkan dan rawat lensa anda

Kalau anda memiliki lensa yang mulai berumur tua, cobalah sesekali bawa ke tempat servis untuk dikalibrasi dengan body kamera anda. Kebersihan lensa terutama bagian optiknya juga membantu kecepatan autofokus. Selalu rawat barang berharga ini.

14. Pelajari trik memotret benda yang bergerak

Saat memotret benda yang bergerak menjauh atau mendekat, ada banyak setting yang perlu dipertimbangkan, terutama shutter speed yang cukup dan juga cara mengunci fokusnya, pelajari beberapa mode autofokus dan mekanismenya supaya anda bisa mengantisipasi dengan baik. atau pun gunakan juga continues pada settingan kamera.

15. Saat shutter speed tidak dapat dipaksa, minta tolong pada ISO-nya

Jadi jangan takut memotret dengan ISO tinggi saat situasi membutuhkannya. Gunakan fitur auto ISO di kamera dan tetap perhatikan detailnya.

16. Manfaatkan Sharpening

Entah dengan photoshop atau dengan alternatifnya, semuanya menyediakan cara untuk mempertajam hasil akhir foto alias sharpening. Saat konversi RAW, gunakan sharpening yang sangat minimal, lalu gunakan sharpening lagi di langkah terakhir dan its done guys..

17. Gunakan juga aplikasi editing foto

lightroom-photoshop-header-664x374

Sekarang juga banyak aplikasi aplikasi editing foto, contohnya Photoshop dan Light room yang sudah tidak asing lagi, nah disitu anda bisa menambahkan apa yang kurang difoto anda tadi.