Pengaturan dasar membuat timelapse pada DSLR

time-lapse-intro-bookSekarang begitu banyak cara mengambil momen dengan menarik termasuk di dunia video maupun photo hanya untuk mengabadikan momen yang sangat berharga.

Nah disini saya akan membahas tentang pengaturan dasar membuat timelapse pada dslr yang belum lama juga saya sudah peraktekkan pada video profil kota yang saya dan teman-teman saya buat.

Sebenarnya yang harus teman teman perhatikan dalam pengambilan timelapse adalah Interval pada settingan dslr, lebih baik menggunakan remote pada dsrl, atau pun koneksikan camera anda ke laptop dengan menggunakan settingan aplikasi di laptop klik disini untuk settingan aplikasi dslr pada laptop.

Apa itu Video Timelapse? (banyak pertanyaan seperti ini) Kalau masih kurang jelas search aja di youtube, banyak sekali video yang mengulas tentang timelapse.

secara bebas, video timelapse adalah sekumpulan still foto yang diambil dengan periode yang beraturan untuk menggambarkan proses, pergerakan, atau perubahan suatu objek. lalu diproses editing dengan menambah kecepatan (speed Duration). misal, matahari terbenan atau terbit, pergerakan suasana kota, pergerakan bintang-bintang, siang-malam, dan lain sebagainya.

dan semua itu dilakukan dengan settingan kamera anda… Lebih baik anda menggunakan picture style.

seni video timelapse mulai marak sejak kemunculan HDSLR. karena fungsi utama DLSR yang mempunyai kemampuan mengambil foto diam dengan kualitas yang relatif lebih pro daripada kamera biasa. teknik ini dibilang sangat artistik dan dinamis untuk menggambarkan pergerakan objek. karena penonton akan disajikan keseluruhan proses objek tersebut hingga titik ‘finish’. karna sebenarnya kedua jenis itu sama-sama bagus di kalangan sekarang yang modern ini, dimana semua orang ingin berbagi dengan mudahnya hanya dengan membeli kelas dslr yang begitu standart.

Apa saja yang anda butuhkan ?
1. Kamera

ZALPHALENSES-600x374

 

 
Jelas sekali untuk mengerjakan timelapse harus menggunakan kamera, siapkan SD CARD yang cukup. dengan lensa yang disesuaikan kebutuhan ya guys.

2. Tripod

All-Tripod

Disini juga jelas fungsi dari tripod dan harus banget digunakan kalau untuk mengambil timelapse.
supaya video tidak ada efek gempa, pakailah tripod dengan bijak. lagipula timelapse adalah proses pengambilan gambar berjam-jam, kalau tidak pakai tripod, maka carilah benda diam yang bisa dipakai untuk meletakkan kamera.
3. Remote untuk dslr
2010122619120512407_124023189

supaya tangan tidak perlu menekan-nekan shutter beratus-ratus kali, dan dapat menyebabkan efek gempa juga. pakailah cable release dengan pengaturan yang lengkap ( minimal ada mode interval ).

4. Distractor

buatlah dirimu tidak bosan, bawalah mp3 player, makanan dan minuman, buku atau apapun. dalam jangka panjang, timelapse merupakan kegiatan yang luar biasa membosankan. really.

Bagaimana cara melakukannya ? 

membuat video timelapse itu mudah, mungkin karena itu yang membuat kegiatan ini membosankan. tetapi menentukan angle, komposisi, itu yang membutuhkan jam terbang.
1. tetapkan angle(sudut pandang), pasang kamera pada tripod (dan jangan lupa mounting pada tripod utk kamera).
2. set mode kualitas pengambilan foto dengan format JPG. supaya tidak memangkas memori terlalu banyak (just saran).
3. atur kamera pada mode Aperture Priority (A) atau (Av) pada Canon. mengapa? karena untuk mengatasi perbedaan cahaya yang berbeda-beda, seperti ketika sedang merekam sunrise, kamera akan secara otomatis hanya akan mengganti kecepatan shutter. jadi, tidak peduli seberapa besar pergantian cahaya yang terjadi, kamera akan tetap merekam proses yang stabil, tidak ‘blips’ atau kedip-kedip karena ada perbedaan tingkat pencahayaan tiap frame.
4. atur intervalometer/timer remote anda. katakanlah dengan melihat pergerakan awan, atau manusia, atau objek yang lain, anda ingin memotret setiap 3 detik (atau pun lebih). maka atur remote untuk mengambil gambar setiap 3 detik. apabila pergerakan objek lebih cepat, maka percepat juga intervalnya. tiap satu detik mungkin. supaya dapat merekam pergerakan yang halus.
5. tekan Auto Exposure Lock, supaya kamera tidak secara otomatis mengatur pencahayaan, hal itu dapat mengakibatkan Blips, atau efek kedip pada gambar.
6. tekan shutter, dan tunggulah di samping tripod. pengambilan gambar bisa sampai 30 menit- hingga berjam-jam. dan mengambil gambar hingga ribuan foto. itulah mengapa siapkan SD Card yang cukup.

dan jika anda belum mengerti tentang bagaimana cara memasukkan picture style kedalam dslr